Masa transisi yang bergejolak masalah geopolitik, perang.
Matius 24:6-7 (TB) Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
Yakobus 5:1-3 (TB) Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu!
Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu telah dimakan ngengat!
Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir.
Pujakan spritual dalam masa turbulensi
1. Fondasi kasih setia Tuhan di awal hari.
Ratapan 3:22-23 (TB) Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,
selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
- Prinsip Manna keluaran 6
- Reset (restart) harian
- Terapan. Dahukukan suara Tuhan, sebelum kebisingan dunia
2. Internal Vibe. Damai sejahtera di tengah badai.
Yohanes 16:33 (TB) Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."
Damai sejahtera adalah kita berserah percaya kepada Tuhan.
Filipi 4:7 (TB) Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
3. Memiliki pegangan yang aman : kewarganegaraan yang TERGOYAHKAN, warga kerajaan Allah.
Mazmur 46:1 (TB) Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Dengan lagu: Alamot. Nyanyian. (46-2) Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.
2 Korintus 5:20 (TB) Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.
Sebagai utusan, secure kita berasal hari Allah.
Matius 7:24-27 (TB) "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."
Bangun rumah kita pada batu karang yang teguh.
Jika kitabtetap.tenang penuh dengan samai sejahtera dalam keadaan apapun kita menjadinsaksi kristus
Kita dipanggil untuk bejalan di atas badai dengan roh yang berbeda dengan berjangkar pada pengharapan pada kasih setia Tuhan, dengan demikian kita akan dijaga dengan damai sejahtera Tuhan karena kita adalah warga negara kerajaan Allah, yang menyediakan segala kebutuhan kita.
Komentar
Posting Komentar