Iman dan PERBUATAN



DOA PAGI,

Kamis, 05 Februari 2026.

Pdt. Thomas Sugeng

Iman sejati dibuktikan melalui perbuatan,perbuatan bukan dasar keselamatan TETAPI BUKTI bahwa iman itu hidup

Roma 3:28;Yakobus 2:24

Iman harus berlanjut, tidak bisa berdiri sendiri tetapi berlanjut dalam perbuatan.

Roma 3:28 (TB)  Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat. 


Yakobus 2:19-21 (TB)  Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.

Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?

Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah? 

Roma 4:3 (TB) Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." 

Yakobus 2:22-24 (TB)  Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu Abraham disebut: "Sahabat Allah." 

Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. 

Perbuatan iman semakin diuji pada saat kita berada di luar komunitas gereja.




Komentar