MENGASIHI ALLAH sesuai kehendak-Nya.

 


DOA PAGI

Rabu, 26 November 2025

Purwo Juliantoro

“Mengasihi Tuhan, Sesuai Dengan yang Tuhan Kehendaki”



Banyak orang berkata, “Saya mengasihi Tuhan.” Tetapi pertanyaannya: apakah kita mengasihi Tuhan sesuai dengan yang Tuhan kehendaki, atau hanya sesuai perasaan kita sendiri?
Firman Tuhan menunjukkan bahwa kasih kepada Tuhan bukan hanya perasaan, tetapi mulai dari pengenalan akan Allah, ketaatan, kesetiaan, mengasihi sesama, dan penyerahan hidup.

1. Mengasihi Tuhan Dimulai dari Hati yang Mengenal-Nya

Filipi 3:10 (TB)  Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

1 Yohanes 2:3 (TB)  Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. 

Renungan:

Seberapa sering kita membangun keintiman dengan Tuhan? Tanpa mengenal Tuhan, kasih kita akan mudah padam.

2. Taat

Yohanes 14:15 (TB)  "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

HIDUP TAAT adalah hidup yang

  • Hidup dalam kekudusan (1 Petrus 1:15–16)
  • Mengampuni (Efesus 4:32)
  • Mengasihi sesama (Yohanes 13:34)

Renungan:
Banyak orang ingin berkat Tuhan, tetapi tidak ingin menaati Tuhan.
Padahal ketaatan adalah bukti nyata bahwa kasih kepada Tuhan itu hidup.

3. Mengutamakan Tuhan.

Matius 6:33 (TB)  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Salah satu tanda seseorang mengasihi Tuhan adalah prioritas yang ia tetapkan. Tuhan tidak mau menjadi “yang nomor dua”. Mengasihi Tuhan berarti menempatkan Dia di atas ambisi, aktivitas, bahkan pelayanan sekalipun.

4. Mengasihi sesama Manusia 

1 Yohanes 4:21 (TB)  Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. 

Kasih kepada Tuhan yang sejati tidak pernah egois. Itu akan mengalir ke orang sekitar. Tidak mungkin seseorang berkata “Aku mengasihi Tuhan,” tetapi membenci, menyimpan dendam, atau tidak peduli pada sesama.

5. Setia

1 Yohanes 4:19 (TB)  Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. 

Kasih sejati bukan hanya saat hidup berjalan mulus. Ketika Tuhan mengizinkan pencobaan, kasih kita diuji: apakah kita tetap setia? Orang yang mengasihi Tuhan akan tetap percaya meski belum mengerti jalan-Nya.

Ujian kesetiaan :Kesulitan, waktu


PENUTUP

Matius 22:37-39 (TB)  Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 

38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.



Aku mengasihi Engkau YesusDengan segenap hatikuAku mengasihi Engkau YesusDengan segenap jiwaku

Ku renungkan FirmanMu siang dan malamKu pegang printahMu dan kulakukanEngkau tahu ya Tuhan tujuan hidupkuHanyalah untuk menyenangkan hatiMuç

Komentar