Mengasihi diri sendiri



MENGASIHI DIRI SENDIRI

 Mengasihi diri sendiri bukan berarti menomor satukan diri sendiri, tetapi menyadari kasih Tuhan bagi hidupnya, sehingga mampu melihat diri sendiri, seperti Tuhan melihat mamusia yang berharga dimataNya, pantas dikasihi diharapkan hidup untuk kebenaran.


Markus 12:30-31 (TB)  Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."

Mazmur 103:12 (TB)  sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. 

2 Timotius 3:2 (TB)  Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 

1 Korintus 6:19-20 (TB)  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 

Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! 


Tidak ada kasih yang nyata terhadap sesama tanpa standar kasih yang dimiliki pada diri sendiri; kita perlu memiliki penghargaan dan kebaikan terhadap diri sendiri agar dapat mengasihi orang lain secara tulus dan efektif.



Komentar